A. PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK
Sistem Periodik
Unsur
Sistem periodik unsur adalah suatu daftar unsur-unsur
yang disusun dengan aturan tertentu. Semua unsur yang sudah dikenal ada dalam
daftar tersebut.
Perkembangan Dasar
Pengelompokan Unsur
1. Pengelompokan atas Logam dan NonLogam
Penggolongan unsur yang pertama dilakukan oleh Lavoisier
yang mengelompokkkan unsur ke dalam logam dan nonlogam. Pada waktu itu baru
sekitar 20 jenis unsur yang sudah dikenal. Oleh karena pengetahuan tentang
sifat-sifat unsur masih sederhana, unsur-unsur tersebut kelihatannya berbeda
antara yang satu dengan yang lain, artinya belum terlihat adanya kemiripan
antara unsur yang satu dengan unsur yang lainnya. Tentu saja pengelompokan atas
logam dan nonlogam masih sangat sederhana, sebab antara sesama logam pun masih
terdapat banyak perbedaan.
2. Triade Dobereiner
Pada tahun 1829, Johan Wolfgang Dobereiner, seorang
profesor kimia di Jerman, mengemukakan bahwa massa atom relatif stronsium
sangat dekat dengan massa rata-rata dari dua unsur lain yang mirip stronsium,
yaitu kalsium dan barium. Dobereiner juga menemukan beberapa kelompok unsur
lain mempunyai gejala seperti itu. Oleh karena itu, Dobereiner mengambil kesimpulan
bahwa unsur-unsur dapat dikelompokan ke dalam kelompok-kelompok tiga unsur yang
disbutnya triade. Namun sayang,
Dobereiner tidak berhasil menunjukkan cukup banyak triade sehingga aturan
tersebut tidak bermanfaat.
3. Hukum Oktaf Newlands
J.W. Newlands merupakan orang yang mengelompokkan unsur
berdasarkan kenaikan massa atom relatif. Pada tahun 1863, ia menyatakan bahwa
sifat sifat unsur berubah secara teratur. Unsur pertama mirip dengan unsur
kedelapan, unsur kedua mirip dengan unsur kesembilan dan seterusnya.
4. Sistem Periodik Mendeleev
Mendeleev mengelompokkan unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. Cara
pengelompokkan dilakukan dengan menggunakan kartu. Dalam kartu tersebut ditulis
lambang atom, massa atom relatifnya dan sifat-sifatnya. Mendeleev selanjutnya
menempatkan unsur-unsur dengan kemiripan sifat pada satu lajur vertikal yang
disebut golongan. Unsur-unsur juga disusun berdasarkan kenaikan massa atom
relatifnya dan ditempatkan dalam satu lajur yang disebut periode. Sistem periodik
yang disusun Mendeleev dapat dilihat pada tabel berikut:
Mendeleev sengaja mengosongkan beberapa tempat untuk menetapkan kemiripan sifat dalam golongan dan masih ada unsur yang belum dikenal karena belum ditemukan. Salah satu unsur baru yang sesuai dengan ramalan Mendeleev adalah germanium yang sebelumnya diberi nama ekasilikon oleh Mendeleev.
5. Sistem Periodik Modern dari Hhenry G. Moseley
Pada awal abad 20, setelah penemuan nomor atom, Henry
Moseley menunjukkan bahwa urut-urutan unsur dalam sistem periodik Mendeleev
sesuai dengan kenaikan nomor atomnya.
Penempatan telurium (Ar = 128) dan iodin (Ar = 127) yang tidak sesuai dengan
keniakan massa atom relatif, ternyata sesuai dengan kenaikan nomor atomnya
(nomor atom Te = 52; I = 53).
6. Sistem Periodik Modern
Sistem periodik modern disusun berdasarkan hukum periodik
modern yaitu berdasarkan kenaikan nomor atomnya, maka sifat-sifat tertentu akan
berulang secara periodik. Itu sebabnya tabel unsur-unsur tersebut dinamai Tabel
Periodik.
Lajur
horizontal pada tabel sistem periodik unsur disebut sebagai periode. Sedangkan lajur vertikal
pada tabel sistem periodik unsur disebut golongan.
Golongan dibedakan atas golongan utama (A) dan golongan
transisi (B)
·
Golongan I A → Alkali (logam)
·
Golongan II A → Alkali tanah (logam)
·
Golongan III A → Boron (logam & non logam)
·
Golongan IV A → Karbon (logam & non logam)
·
Golongan V A → Nitrogen (logam & non logam)
·
Golongan VI A → Oksigen (logam & non logam)
·
Golongan VII A → Halogen (non logam)
·
Golongan VIII A → Gas mulia (non logam)
· Golongan B atau unsur transisi atau unsur peralihan.
Unsur-unsur tersebut merupakan peralihan dari golongan IIA ke golongan IIIA,
yaitu unsur-unsur yang dialihkan hingga ditemukan unsur yang mempunyai
kemiripan sifat dengan golongan IIIA
·
Unsur transisi
dalam
Dua baris unsur yang ditempatkan dibagian
bawah Tabel Periodik disebut unsur transisi dalam, yaitu terdiri dari:
§
Lantanida, yang
beranggotakan nomor atom 57-70 (14 unsur). Ke-14 unsur ini mempunyai sifat yang
mirip dengan lantanium (La), sehingga disebut lantanoid atau lantanida.
§
Aktinida, yang
beranggotakan nomor atom 89-102 (14 unsur). Ke-14 unsur ini sangat mirip dengan
aktinium, sehingga disebut aktinoida atau aktinida




Komentar
Posting Komentar